[Book Review] Golden - Jessi Kirby

Judul Novel: Golden
Penulis: Jessi Kirby
Penerbit: Spring
Penerjemah: Wisnu Wardhana
Penyunting: Adeliany Azfar
Proofreader:Titish A.K.
Layout Cover: @teguhra
Terbit: Januari, 2017
Tebal: 308 hlm
ISBN: 978-602-74322-7-7

***


Blurb:
Parker Frost belum pernah mengambil risiko. Dia akan lulus dari SMA sebelum sempat mencium cowok yang dia sukai. Jadi, saat nasib menjatuhkan buku catatan Julianna Farnetti ke pangkuannyaㄧbuku catatan yang mungkin bisa membongkar misteri kota tempat tinggalnyaㄧParker memutuskan untuk mengambil kesempatan itu.

Julianna Farnetti dan Shane Cruz dikenang sebagai pasangan ideal di SMA Summit Lakes, sempurna dalam segala hal. Mereka meninggal dalam kecelakaan di malam bersalju, meninggalkan hanya sebuah kalung, dan tanpa jenazah. Tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi malam itu.

Hanya saja, tidak semua kebenaran ingin ditemukan...

***
"Hidup terdiri atas banyak momen, dan pilihan. Tidak semuanya penting, atau memiliki dampak yang kekal." ㄧ halaman 5.

Awal-awal bab sebenarnya sangat membutuhkan konsentrai saat membaca, karena ceritanya belum mengalir dan bahasa memang lumayan berat untukku. Aku tidak memahami isinya saat aku tidak memusatkan konsentrasi pada cerita ini, jadi jangan mencoba membaca Golden tanpa konsentrasi, ya✌.

Parker Frost, seorang murid SMA yang sangat mentaati peraturan dan tidak pernah mengambil risiko selama hidupnya. Kat, sahabat Frost, selalu membujuknya untuk melakukan satu hal yang berisiko, agar ia bisa memiliki kenangan. Kisah ini dimulai saat Frost tanpa sengaja menemukan jurnal milik Julianna Farnetti. Memiliki jurnal itu membuat Frost menjadi semakin penasaran dengan kisah kematian sepasang kekasih yang legendaris di Summit Lake itu. Karena rasa penasarannya, Frost memutuskan untuk membaca jurnal Julianna. Setelah membaca jurnal itu, Frost tidak menyangka dengan kisah yang Juilianna alami sesungguhnya. Karena telah mengetahui kehidupan Julianna; Frost, Trevor, dan Kat memutuskan untuk mencari kebenaran yang terpendam selama sepuluh tahun ini.

***

Waktu masih membaca bagian awalnya, aku bingung dengan nama-nama mereka. Shane, Julianna, dan Frost. Aku tidak tahu pasti mana yang perempuan dan mana yang laki-laki😂, tapi setelah ceritanya mulai mengalir, aku paham dengan tokoh-tokohnya,

Di halaman sembilan belas, percikan-percikan cinta dari konflik utama sudah akan mulai muncul, dilihat dari apa yang ditemukan oleh Parker Frost.

"Katakan, apa yang kalian rencanakan bagi satu-satunya hidup kalian yang liar dan berharga?" ㄧ Mary Oliver, halaman 45.

Aku sangat suka dengan gagasan Mr. Kinney untuk menulis sebuah kisah hidup kita dalam buku jurnal yang akan dikirimkan setelah sepuluh tahun lulus. Menurutku itu sangat menarik dan asyikk >.< aku juga ingin mencoba membuat sesuatu seperti itu. Semoga saja bisa terwujud. Nah, kutipan di atas itu merupakan pertanyaan yang diajukan oleh Mr. Kinney kepada muridnya. Jadi murid Mr. Kinney itu harus menuliskan jawaban itu di dalam buku jurnal tersebut.

 Tentang jurnal Julianna Farnetti. Isi jurnalnya sangat membuatku penasaran dan tentu saja itu menarik pembaca untuk terus membaca, seperti halnya denganku. Bukan tokoh utama yang membuatku penasaran, tapi isi jurnal itu. Namun aku juga merasa kecewa. Kenapa? Karena menurutku isi jurnalnya terlalu sedikit, padahal aku sangat ingin membaca lebih banyak jurnalnya lagi. Yang paling aku suka tentang isi jurnal ini adalah bagaimana Julianna menceritakan tentang rasi bintang, you-know-who. Ceritanya sangat terekam dalam otakku dan aku pun bisa membayangkn itu.

Semakin menuju akhir, ceritanya menjadi semakin seru dan membuat berdebar-debar. Sebelum menyelesaikan buku ini, aku sudah membuat beberapa asumsi, tentang siapa rasi bintang itu sebenarnya, nasib Julianna dan Shane, akhir kisah percintaan Frost, dan beasiswanya. Semua tebakanku itu tenyata hampi benar! Aku merasa senang karena berhasil menebak. Hanya saja ada satu yang meleset, yaitu siapa sebenarnya si rasi bintang ini.

Sayangnya, aku menemukan satu keanehan. Saat mereka–Frost, Kat, dan Trevor–melakukan perjalanan, seingatku mereka menggunakan mobil Suburban atau apalah itu namanya. Sedangkan waktu mereka pulang, menggunakan mobil Silver Bullet. Aku juga menemukan beberapa kesalahan, seperti halnya pada halaman 215 dan 285. Di halaman 215 bagian atas tertulis, "...semua ini. aku melihat ke luar jendela,..." huruf 'A' pada kata 'aku' setelah titik seharusnya besar, kan? Sedangkan pada halaman 285 bagian tengah tertulis, "...ke wajah finalis yang lain, Mencari tanda bahwa mereka..." pada bagian ini seharusnya huruf 'M' dalam kata 'Mencari' kecil. CMIIW, ya. Tapi di buku ini juga aku baru tahu bagaimana tulisan kata baku dari 'mie' yang seharusnya mi dan 'lavender' yang seharusnya lavendel. 

***

Meski alurnya di awal terlalu lambat, semua terbayar dengan ending ceritannya. Meski itu semua bisa tertebak. Kisah percintaan si tokoh utama ini pun juga manis, aku bisa mengambil pelajaran hidup dari kisah ini. Aku juga dibuat jauh cinta pada Trevor Collins. Tapi aku juga masih bingung kaitan antara judul dan kisahnya. Apa karena ceritanya diambil dari masa keemasan seseorang? Apa karena akhirnya yang wah seperti emas? Atau yang lain? Tolong, seseorang katakan yang sebenarnya kepadaku. Sejujurnya aku lumayan bingung apa yang harus aku tulis tentang buku ini, karena takut ada spoiler yang tersisip😂.

"Terkadang, aku sering membayangkan bahwa tidak satu pun dari pasangan itu yang benar-benar mati, karena mereka bisa terus bersama. Bahwa entah bagaimana, meninggalkan dunia bersama cinta sejati membuat mereka memiliki akhir yang berbeda, karena mereka terus hidup di surga mereka sendiri, jauh dari kisah dunia nyata yang berakhrir tragis." halaman 142.

***

Aku memberi rating 3,75/5🌟's! Nanggung sih sebenarnya, tapi memang aku hanya bisa memberi segini untuk kisah yang lumayan manis ini. Menurutku ini cerita yang berkesan!💜

Jangan lupa juga untuk melihat di Instagram @Readersquad.id ya, untuk melihat keseruan careng buku ini, bisa cek juga hastagnya!😉.

CONVERSATION

0 comments:

Back
to top